Aceh Timur - Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., menghadiri sekaligus mengantar prosesi pemakaman almarhum Syahrul Bin Syamaun, mantan Wakil Bupati Aceh Timur periode 2012-2022, yang berlangsung di Desa Punti Kecamatan Peureulak, Aceh Timur. Jumat, 1 Mei 2026.
Almarhum meninggal dunia pada usia 57 tahun setelah beberapa tahun terakhir menjalani perawatan intensif, termasuk pengobatan cuci darah akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman yang dihadiri keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran Wakil Bupati Aceh Timur menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang dinilai telah banyak berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, WabupT. Zainal Abidin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhum. Ia juga mewakili pemerintah daerah dan keluarga besar almarhum menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, kami mengucapkan bela sungkawa yang sangat mendalam. Kami juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Aceh Timur dan di luar Aceh Timur apabila semasa hidup almarhum pernah melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja,” Ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang tegas, berprinsip kuat, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
“Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan sangat menyayangi rakyatnya,” Tambah Wabup
Wakil Bupati juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta aparatur pemerintahan gampong di Aceh Timur untuk mengunjungi rumah duka di Desa Lhok Dalam sebagai bentuk penghormatan terakhir dan doa bagi almarhum.
Kepergian Syahrul Bin Syamaun menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh Timur. Selama satu dekade masa pengabdiannya, almarhum dikenal sebagai bagian penting dalam proses pembangunan daerah.
Ucapan terima kasih dan doa turut mengalir dari berbagai kalangan masyarakat. Dedikasi dan pengabdian almarhum selama sepuluh tahun dinilai sebagai bagian dari perjalanan “Transisi pembangunan di Aceh Timur” yang akan terus dikenang.
Semoga Allah SWT membalas segala jasa beliau serta mengampuni segala dosa-dosanya.


Social Plugin