Ad Code

 


Ini Penjelasan Dari PT Tualang Raya Mengenai Tapal Batas Antara Gampong Sijudo

Aceh Timur - Jumat 21/10/2921
Menanggapi tudingan M.Yunus warga Desa Sijudo Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur yang di muat disebuah media portal kamis 20/10, bahwa PT Tualang Raya telah menyerobot tanah masyarakat, melalui Humas Zulfikar menjelaskan bahwa pihak nya tidak pernah menyerobot tanah masyarakat.

"Kita tidak pernah menyerobot tanah warga, akan tetapi sebalik nya seiring  perpanjangan izin HGU Tualang Raya telah melepaskan 1,283,98 ha lahan dari 5,029 ha izin Hak Guna Usaha (HGU) yang meliputi Desa Blang Seunong, Sijudo Kecamatan Pante Bidari dan Desa Snb Bayu Kecamatan Indra Makmue.

Zulfikar menyebutkan dari areal 1,283,98 ha yang di lepas 750 ha untuk pembangunan plasma, sedangkan sisa nya untuk membebaskan lahan HGU dari kemukiman masyarakat, supaya perkampungan warga tidak lagi masuk dalam areal HGU.

Selama 30 tahun kata Zulfikar , Tualang Raya membayar PBB sesuai peta dan  tapal batas HGU yang di tetapkan oleh Pemerintah dengan luas 5,029 ha.

"Karena itikad baik dari Tualang Raya, berinisiatif melepaskan lebih dari kewajiban 20 persen lahan untuk plasma yang akan di bagikan kepada masyarakat setempat. luas HGU Tulang Raya saat ini tinggal 3,744 ha, Kata Zulfikar.

Terkait tapal batas batas, Zulfikar menerangkan bahwa masalah tapal batas sudah selesai tidak ada masalah lagi.

"Menyangkut tapal batas sudah selesai tidak ada masalah lagi, sebab saat pengukuran yang di lakukan BPN tahun 2020 melibatkan tokoh masyarakat setempat, bahkan pada saat pengukuran di Desa Sijudo, M.Yunus ikut menentukan tapal batas.

"Pihak perusahaan menyerahkan kepada masyarakat sendiri, untuk menentukan tapal batas, 

Ada dokumen foto dan daftar tanda tangan di BPN yang di tanda tangani oleh Yunus sendiri, Keuchik dan tokoh masyarakat Sijudo lain nya, ujarnya.

Terpisah, Azwiruddin selaku Tim pembangunan Plasma kepada media menjelaskan pihak Tualang Raya saat ini sedang mempersiapkan pembangunan lahan plasma sebagai kewajiban perusahaan perkebunan

Terdapat 750 ha lahan plasma yang berada di Desa Blang Seunong, Senubok Bayu dan yang paling luas berada di Desa Sijudo, Ujar Azwir.

Azwir menambahkan, untuk tahap awal Tualang Raya menyiapkan pembagunan lahan plasma.400 ha, sisa nya di lakukan pada tahap kedua.

Untuk tahap awal kita siapkan 400 ha, sisa nya akan di bangun tahap kedua, 

Setelah terbit izin perpanjang kontrak dari Kementrian, maka akan di lakukan sosialisasi kepada masyarakat, pungkas Azwir. (Juanda)